Sulitnya Menjadi Kurir

Kurir VS Masyarakat

Karya : Najwa Alzena

    Profesi menjadi kurir kerap kali dipandang rendah, karna selain upah diterima yang kecil. Mereka juga harus menahan kritikan dari para penerima pesanan yang kadang tidak masuk akal. Sering sekali para kurir ini kemudian harus beradu mulut dengan para penerima pesanan tersebut.

    Padahal tanpa sadar kita nyaris melibatkan setiap kurir dalam kegiatan sehari-hari kita. Misalnya saja saat kita menerima barang dari E-Commerce atau makanan yang kita pesan.

    Di Indonesia sendiri banyak sekali pemberitaan tentang kurir yang tidak dibayar karna masyarakat. Padahal hal tersebut terjadi bukan karna kesalahan kurir, melainkan toko yang bersangkutan. Bahkan dari mereka ada yang saling melibatkan kekerasan.

    Hal ini berakibat pada kurir-kurir lain yang kerap takut bahwa kejadian sama akan terulang, pada mereka.
 
 
    Belajar dari kejadian sebelumnya, sebagai masyarakat kita seharusnya lebih cerdas dalam mengkoreksi kesalahan barang kita. Apakah kesalahan tersebut berasal dari Kurir atau E-Commerce pilihan kita.

    Karna kurir dan masyarakat saling terkait, maka kita sudah seharusnya kita menghormati satu sama lain.